ayo jual rumah

Masyarakat Kelas Bawah Belum Tersentuh KPR

13 Feb 2014


Backlog atau kekurangan rumah di Indonesia angkanya cukup fantasitis hingga 15 juta unit. Jika dihitung, setidaknya, Indonesia membutuhkan sekitar 800 ribu unit rumah baru setiap tahunnya.Menurut Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Raharjo Adisusanto, saat ini sumber pembiayaan yang tersedia yang berasal dari dana pribadi, yaitu KPR Perbankan dan perusahaan pembiayaan.Saat ini penyalur KPR masih didominasi oleh perbankan, sedangkan untuk Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB) belum tersedia."Selama ini target market penyaluran KPR hanya masyarakat menengah atas, untuk masyarakat menengah ke bawah tidak tersentuh. Padahal kebutuhan KPR untuk kelas ini besar, dan ini merupakan potensi yang besar tentunya," ucapnya seperti dilansir Okezone.Selain itu, menurut data dari SMF volume pertumbuhan KPR dari tahun 2011 hingga Oktober 2013 mengalami peningkatan."Tahun 2012 tercatat Rp220 triliun. Dan Oktober 2013 mencapai Rp227 triliun," ucap Raharjo.Tidak hanya itu, rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) jika dibanding negara lain, Indonesia tergolong masih rendah.Tahun 2013 rasionya hanya 3,4 persen. Jauh dibanding negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, China yang di atas 10 persen."Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat kalau potesi perusahaan pembiayaan saat ini masih sangat besar," tutupnya. (as)
Sumber : www.ciputraentrepreneurship.com


   







    
Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved