ayo jual rumah

Hanya 9 Hari, Transaksi Properti Capai Rp 160 Miliar

17 Feb 2014


JAKARTA, KOMPAS.com - Meski para pengamat memperkirakan perlambatan sektor properti sudah terjadi sejak semester dua 2013 dan berlanjut tahun ini, namun "detak" pasar properti di Indonesia masih dinamis.

Buktinya, "Indonesia Properti Expo 2014" yang digagas PT Adhouse Indonesia Cipta atas dukungan DPD Realestat Indonesia (REI) berhasil menghimpun transaksi langsung properti di lokasi pameran sebesar Rp 160 miliar atau sebanyak 239 unit hunian.

Angka transaksi langsung ini disampaikan oleh Managing Director PT Adhouse Indonesia Cipta Igad Permana kepada Kompas.com, Senin (17/2/2014).

Lebih lanjut Igad mengungkapkan, selain transaksi langsung, pameran juga berhasil mengumpulkan booking fee sebesar Rp 90 miliar untuk sekitar 300 unit properti. Masih ada pula prospek penjualan selepas pameran yang diperhitungkan mencapai Rp 3 triliun untuk 4.500 unit properti.

Dengan kata lain, jika jumlah ini berhasil direalisasikan, PT Adhouse Indonesia Cipta akan mencetak jumlah transaksi yang jauh lebih besar dari target yang ditetapkan selama masa pameran, yakni sebesar Rp 2,1 triliun.

Igad mengatakan, selama sembilan hari pameran yang dikunjungi 182.000 orang tersebut juga memetakan kecenderungan konsumen properti di Indonesia. Menurutnya, dari keseluruhan transaksi, konsumen properti umumnya membeli rumah dengan harga di bawah Rp 500 jutaan. Lepas dari penjualan 40 unit townhouse di daerah Jakarta Selatan yang dibanderol dengan harga Rp 700 jutaan per unit.

Sebenarnya hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi tahun lalu. Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit mengungkapkan, tahun lalu ada tiga subsektor properti yang akan menjadi unggulan di 2013 karena memiliki kinerja yang baik.

Ketiga subsektor tersebut adalah rumah tinggal yang harganya kurang dari Rp 500 juta per unit. Kedua, apartemen strata title yang harganya kurang dari Rp 600 juta per unit. Terakhir, kantor strata title di kawasan pusat bisnis, baik di kawasan central bussiness district maupun di luar kawasan CBD.
Sumber : properti.kompas.com


   







    
Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved