ayo jual rumah

Seharga Rp 500 Jutaan, 60 Persen Apartemen Perumnas di Semarang Terjual

28 Mar 2014


SEMARANG, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Perumnas, Himawan Arief Sugoto, mengungkapkan bahwa apartemen yang rencananya akan menjadi bagian dari pengembangan gedung mixed use Sentraland Semarang di Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Jawa Timur, sudah terjual 60 persen dari total unit tersedia. Hal tersebut dia paparkan pada acara peletakkan pertama proyek Sentraland Semarang, Jumat (28/3/2014).

Sebagai catatan, Sentraland Semarang merupakan proyek pioneer untuk mengawali proyek-proyek Sentraland lainnya di masa mendatang. Perum Perumnas menugasi anak perusahaannya, PT Propernas Griya Utama, untuk mengembangkan properti komersial yang menyasar masyarakat kelas menengah atas.

Himawan mengatakan, langkah ini merupakan bentuk terobosan bisnis Perumnas guna menyelaraskan pesatnya pertumbuhan pasar properti di Indonesia sekaligus memberikan bentuk nyata transformasi Perumnas. Sentraland ditargetkan akan hadir di Surabaya, Pontianak, dan Bandung (Baca: 27 Proyek Strategis Perumnas Dimulai di Semarang).

Direktur Utama PT Propernas Griya Utama Chavidz Ma'ruf mengatakan, jumlah unit apartemen yang tersedia mencapai 340 unit. Angka ini berbeda dengan yang tertera di situs Sentraland Semarang, yaitu sejumlah 354 unit. Nantinya, apartemen tersebut akan menjadi bagian Sentraland Semarang. 

Pada peluncuran perdana Juli 2013 lalu, tiap unit apartemen dibanderol dengan harga Rp 400 jutaan. Kini, setiap unit dijual dengan harga Rp 500 jutaan. Pantauan Kompas.com atas listing apartemen, harga tiap unit yang masih tersedia saat ini mulai Rp516.359.200 (tunai keras) sampai Rp1.498.121.100 (tunai bertahap 36 kali).

Chavidz mengkonfirmasi, harga tiap apartemen memang sudah naik hingga 15 persen. Namun, apartemen rupanya bukan bagian paling "seksi" dari pengembangan Sentraland Semarang. Menurut Chavidz, ruang ritel justeru paling diminati.

"Yang paling laku pesat itu pusat komersialnya, Sudah tersewa semua. Tentu, untuk apartemen, target kami akhir tahun ini sudah terjual semua," ujar Chavidz.

Adapun pengembangan mixed use ini akan mengkombinasikan ruang perkantoran, apartemen, hotel dan kondotel yang dikelola oleh Harris Hotel, serta ruang komersial. Khusus untuk mendukung aspek komersial dan ritel, Sentraland Semarang sudah bekerjasama dengan Retail Connection Indonesia untuk menghadirkan merk-merk terkenal seperti JCO, Century, Guardian, Bread Talk, Electronic Solution, Super Indo, Mocha Caffe, Baskin Robin, dan Coffee Bean. Sentraland Semarag juga bekerjasama dengan PT Telkom untuk menunjang konektivitas terintegrasi di dalam gedung.
Sumber : properti.kompas.com


   







    
Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved