ayo jual rumah

Abaikan Suara Dunia, Museum Bersejarah Ini Siap Dibongkar

15 Apr 2014


KOMPAS.com - Suara para arsitek, kritikus, dan preservasionis rupanya tidak didengar oleh Museum of Modern Art (MoMA). Architectural Record mengungkapkan, Senin (14/4/2014) kemarin merupakan kesempatan terakhir penduduk New York dan dunia menyaksikan salah satu karya Tod Williams + Billie Tsien Architects, tepatnya bangunan American Folk Art Museum tersebut.

Sumber yang sama menyatakan, alat-alat berat sudah tiba di lokasi dan siap melakukan tugasnya. Rencana penghancuran gedung yang sudah diumumkan 2013 lalu akhirnya jadi dilaksanakan.

Bangunan ini dibeli oleh Museum of Modern Art (MoMA) pada 2011 beserta hutang jutaan dollar AS (miliaran rupiah). MoMA kemudian memutuskan menghancurkan American Folk Art Museum untuk memberikan ruang bagi ekspansi bangunan. Sesuai rencana, publik baru bisa mengakses bagian ekspansi tersebut pada 2018 mendatang.

Kepala kurator MoMA, Barry Bergdoll, mengatakan rencana pembongkaran merupakan dilema. Penghancuran museum merupakan keputusan berat, namun MoMa membutuhkan tempat untuk kepentingan koleksinya.

MoMA tidak serta-merta menghancurkan dan menyingkirkan semua bagian gedung ikonik ini. Setidaknya, mereka memutuskan untuk menyimpan 63 panel perunggu dari fasad American Folk Art Museum.

Sebagai catatan, beberapa arsitek yang tergabung dalam organisasi nirlaba Architectural League of New York sudah melayangkan surat terbuka pada MoMA terkait rencana penghancuran gedung American Folk Art Museum, Senin (22/4/2013).

Menurut Nytimes.com, beberapa nama arsitek terkemuka seperti Richard Meier, Thom Mayne, Steven Holl, Hugh Hardy, dan Robert AM Stern turut serta dalam surat tersebut.



Sumber : properti.kompas.com


   







    
Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved