ayo jual rumah

Praktis Menyewa Apartemen untuk Pertama Kali

16 Aug 2013    view : 1016

Beberapa tahun terakhir ini  pangsa pasar properti, khusunya apartemen, kian menjadi daya tarik penyewa apartemen pemula. Ketika membeli apartemen sudah tidak lagi menjadi tren dan makin kurangnya apartemen sewa yang tersedia, sementara permintaan terus meningkat, maka tak ayal harga sewapun jadi membumbung. Fenomena pasar inilah yang menyebabkan menyewa apartemen menjadi semakin tidak mudah.

Panduan menyewa apartemen untuk pemula

Namun dengan adanya kondisi pasar apartemen sewa seperti gambaran diatas, tidak lantas Anda yang berencana menyewa apartemen menjadi terburu-buru memilih apartemen tanpa pertimbangan penting lainnya, disamping faktor ketersediaan. Berikut adalah enam tips untuk memilih apartemen sewa terutama bagi Anda yang baru pertama kali menyewa apartemen:

  1. Tetapkan anggaran untuk sewa apartemen secara realistis

    Usahakan anggaran untuk menyewa unit apartemen tidak melebihi dari 30% dari pendapatan tahunan Anda. Namun perlu juga diantisipasi, Anda mungkin harus menyiapkan anggaran lebih bila bermaksud untuk menyewa apartemen di sekitar kota besar seperti Jakarta atau Surabaya. Situs properti seperti ayojualrumah.com dapat memberikan gambaran sewa di kawasan target Anda sehingga Anda dapat anggaran sesuai. Setelah menemukan apartemen sewa yang potensial, tanyakan tentang kemungkinan adanya kenaikan tarif sewa untuk mengukur seberapa cepat Anda dapat mengimbangi biaya sewa, atau akhirnya memutuskan untuk mencari apartemen lain yang lebih terjangkau.

  2. Menyiapkan anggaran lain-lain

    Selain biaya sewa apartemen, Anda mungkin juga harus menanggung beban tagihan listrik, TV kabel, dan/atau internet. Anda mungkin harus mengatur ulang kisaran anggaran sewa bila nantinya menemukan harga sewa yang lebih tinggi tapi sudah termasuk fasilitas, yang artinya biaya keseluruhannya akan lebih rendah daripada bila harus membayar sewa dan fasilitas secara terpisah.        siapkan dana tambahan untul tagihan listrik, TV kabel dan/atau internet

  3. Posisikan diri Anda sebagai penyewa potensial

    Melihat cepatnya pergerakan pasar sewa apartemen yang sedemikian kompetitif, maka Andapun dituntut untuk menyiapkan cukup referensi dan anggara ketika Anda memutuskan untuk mulai mencari apartemen sewa. Dikarenakan, terkadang Anda harus mendepositokan uang jaminan, booking fee dan mungkin juga fee agen properti yang mencarikan apartemen Anda. Pada kondisi tertentu, selain deposito jaminan,  surat keterangan kerja dan laporan keuangan Anda juga diperlukan untuk menunjukkan bahwa Anda bertanggung jawab secara finansial, sehingga calon tuan rumah tidak perlu mengkhawatirkan kelancaran pembayaran sewa apartemen.

  4. Kondisi lingkungan apartemen

    Hindari memilih apartemen yang hanya didasarkan pada interior, jauh dari lingkungan sosial, atau tempat kerja. Sebisa mungkin dasarkan pilihan apartemen Anda pada kedekatan dengan transportasi umum, toko, pusat keramaian atau prioritas Anda yang lain.

  5. Kondisi lingkungan apartemen

    Tersedianya lampu di lorong, pencahayaan yang memadai di areal parkir, kelancaran saluran pembuangan air adalah beberapa contoh komponen yang menunjukkan kualitas manajemen gedung apartemen tersebut. Anda harus memastikan bahwa fungsional dasar seperti kompor, kulkas, peralatan listrik, dan pemanas air panas berjalan lancar.                                      Anda juga harus memperhatikan kondisi lingkungan apartemen

  6. Mintalah dokumen atau pemberitahuan tertulis

    Hal ini tidak bisa diremehkan, mengingat fungsinya yang besar sebagai sarana komunikasi antara penghuni apartemen dengan tuan rumah . Walaupun secara konvensional jabat tangan sudah cukup sebagai penanda kesepakatan, bukti legalitas pasti diperlukan bilamana menyelesaikan berbagai proses resmi seperti pemberitahuan atau kebijakan otoritas lokal baik dari Pemerintah daerah atau tuan rumah sendiri.

 

Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved