ayo jual rumah

5 Pertimbangan Membeli Properti untuk Disewakan

20 Aug 2013    view : 1026

Membeli properti dengan tujuan untuk disewakan dapat menjadi salah satu alternatif investasi dibidang properti, karena akan menjadi sumber pendapatan bulanan yang fantastis sekaligus memberikan laba atas nilai jualnya kelak. Contoh properti yang memungkinkan untuk tujuan disewakan misalnya seperti rumah kos, ruko/rukan, vila, atau bahkan rumah yang direnovasi dengan tambahan kamar agar nantinya bisa dikontrakkan.

Namun, sebelum Anda membulatkan tekad dan menerapkan rencana keuangan untuk tujuan diatas,ada beberapa hal yang patut Anda pertimbangkan terlebih dahulu:

1. Menyiapkan Kalkulasi Keuangan yang Matang

Sebelum Anda mulai melihat-lihat rumah, sebaiknya Anda menghitung menghitung dengan seksama jumlah yang mampu Anda maksimalkan pada pembelian properti. Jika Anda tidak merencanakan pemembayaran secara tunai, konsultasikan dengan pihak broker atau bank untuk mengetahui berapa banyak pindaman yang bisa Anda dapatkan. Faktor biaya tambahan seperti pajak, legalisasi, materai, dan lain-lain juga harus masuk hitungan. Sedangkan untuk efisiensi manajemen properti, Anda bisa membayar sebuah perusahaan manajemen properti untuk menangani segala keperluan mulai dari mencari penyewa hingga perawatan dan perbaikan bangunan, yang tentu saja biayanya juga perlu dipertimbangkan.

Menyiapkan Kalkulasi Keuangan yang Matang

2. Lingkungan yang Menarik Banyak Penyewa

Setelah Anda merumuskan berapa banyak Anda mampu berinvestasi untuk properti, kini saatnya memilih lokasi yang tepat. Rahasianya sangat sederhana, carilah properti yang terletak di daerah yang benar-benar strategis sebagai tempat tinggal. Memang tak ada salahnya membeli rumah asal murah, tapi jika lingkungannya tidak terawat, maka Anda kesulitan untuk menemukan penyewa. Anda juga harus mempertimbangkan seberapa dekat lokasi properti dengan transportasi, sekolah, dan fasilitas umum lainnya seperti pusat perbelanjaan dan supermarket.

Lingkungan yang Menarik Banyak Penyewa

3. Sasaran Penyewa

Jika Anda menyewakan kepada pelajar/mahasiswa, umumnya mereka hanya mencari tempat yang bersih dan nyaman. pelajar biasanya tidak membawa banyak perabot jadi mereka cenderung mencari tempat yang sudah menyediakannya. Lain halnya jika Anda menyewakan untuk segmen rumah tangga. Mereka lebih cenderung mencari tempat tinggal tanpa perabotan dengan maksud agar dapat menata sesuai dengan selera keluarga yang hendak menempatinya. Dengan mereka merasa krasan seperti di rumah sendiri, berarti bertambah kemungkinan untuk menyewa lebih lama.

Sasaran Penyewa

4. Berorientasi pada Pengembalian Modal (Return of Investment)

Karena Anda bukan membeli properti hanya untuk ditinggali sendiri, berarti Anda harus melihat dari tiap perspektif bisnisnya. Lakukan perhitungan harga sewa dan potensi bisnis properti Anda dengan broker atau apraisal. Dikarenakan, broker atau agen properti lebih memiliki wawasan dan pengalaman yang tidak dimiliki oleh orang pada awamnya. Bila Anda sudah menemukan properti yang cocok dan siap untuk membuat penawaran, lihatlah dulu kebutuhan perbaikan atau renovasi bangunan yang mungkin dapat digunakan sebagai bahan negosiasi. Jika Anda membeli properti dari pinjaman, maka pilihlah properti dengan suku bunga KPR yang terjangkau.

5. Mengantisipasi Kemungkinan Terburuk

Pasar properti memang sangat fluktuatif, hingga terkadang sulit untuk memperkirakan kapan Anda akan menuai laba investasi. Bahkan di lokasi yang strategis, terkadang tidak mudah untuk mendapatkan penyewa. Oeh karena itu, Anda harus merencanakan agar properti Anda hanya kosong maksimal selama dua bulan dalam setahun, sehingga Anda masih punya cadangan dana operasional. Jika penyewa tidak mampu membayar sewa, berarti mereka harus pindah atau Anda yang akan mengusir. Dalam hal ini, Anda mungkin membutuhkan bantuan agen penagihan (debt collector) untuk melancarkan pembayaran sewa.

Mengantisipasi kemungkinan terburuk

Mengelola properti untuk disewakan seperti yang telah Anda ikuti diatas, ternyata memang tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan ketekunan dan semangat manajemen yang bersahabat, laju bisnis penyewaan properti niscaya akan lancar dengan sendirinya. Demikian ulasan ayojualrumah.com, semoga bermanfaat bagi Anda semua dan terima kasih sudah membaca artikel kami.

Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved