ayo jual rumah

6 Tips Mudah Merombak Halaman Belakang

20 Sep 2013    view : 2004

Dengan menjamurnya tren perumahan dengan ukuran minimalis (baca: mungil) baik di areal kota ataupun pinggiran, bagi Anda yang mempunyai sisa tanah untuk bisa dijadikan halaman belakang layak untuk bersyukur. Pasalnya, boleh jadi halaman belakang rumah Anda itulah satu-satunya tempat untuk kembali menemukan ketenangan setelah seharian penuh disibukkan oleh jadwal kerja yang melelahkan dan seakan tak ada habisnya. Namun apakah yang akan Anda dapati bila ternyata sepetak halaman belakang tadi  bukannya menyegarkan pemandangan rumah tapi malah menambah kesumpekan karena fungsinya tidak maksimal? Berarti sudah tida saatnya Anda menata ulang dan merombak halaman belakang Anda agar fungsinya kembali ‘menyegarkan’ pemandangan rumah, dan juga memulihkan penghuninya dari segala kepenatan pikiran.

Berikut ini ayojualrumah.com ingin membagikan 6 tips dari para desainer taman dan lansekap profesional untuk meng-update halaman belakang rumah Anda agar selalu menarik dan sedap dipandang. Untuk mewujudkan inspirasi-inspirasi dibawah ini Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, bahkan bisa Anda selesaikan sendiri karena memang prosesnya sederhana dan mudah untuk diikuti.

1. Tentukan Fungsi Utamanya

Memutuskan fungsi apa yang akan Anda terapkan pada halaman belakang adalah fokus awalnya. Anda berencana menjadikannya sebagai dapur atau ruang makan terbuka, ruang santai keluarga, atau area bermain anak-anak Anda, konsep tersebutlah yang akan menimbulkan dampak visual yang mendasar pada keseluruhan halaman belakang Anda nantinya. Setelah mengetahui gambaran awal, selanjutnya akan semudah yang Anda bayangkan, bahkan dengan  sedikit reposisi furnitur dan aksesori sudah memberikan fungsi yang sama sekali baru. Anda juga mungkin perlu menyediakan gudang kecil untuk menyimpan perkakas Anda agar lebih rapi dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Tentukan Fungsi Utamanya

2. Membuat Jalan Taman

Menambahkan sedikit jalan setapak yang berkelok-kelok akan memberikan tampilan lebih alami dan rekreatif bagi semua anggota keluarga. Sebagai pengganti bahan paving pada umumnya, Anda bisa menggunakan batu kali halus berbentuk bulat-bulat kecil sebesar ibu jari yang biasa digunakan pada taman-taman, efek releksinya pada kaki Anda akan sangat menenangkan. Pertama, buatlah arah kelokan dan lebar jalan setapak, kemudian sebagai pembatasnya Anda bisa gunakan terpal untuk talang yang mudah dibentuk sesuai kelokan jalan setapak. Setelah jalur setapak siap, Anda bisa mulai menyebarkan batuan setinggi 5-10 sentimeter, bahkan pilihan warna batuan juga bisa Anda manfaatkan untuk menambah kesan dinamis.

Membuat Jalan Taman

3. Untuk Halaman Belakang Berlantai Beton

Bagi Anda yang sudah terlanjur meratakan lantai dengan beton, ada dua cara mudah dan murah untuk memberikan tampilan yang lebih segar. Yang pertama adalah dengan melapisi permukaannya dengan batu alam berwarna natural atau sesuai selera. Anda bisa mempertimbangkan pola kotak-kotak, atau pola-pola acak agar kesan lantai lebih semangat dan moderen. Pilihan kedua adalah melapisi dengan lantai ubin tipis untuk menciptakan tampilan halaman belakang yang teduh namun elegan.

Untuk Halaman Belakang Berlantai Beton


4. Tambahkan Sedikit Warna

Rumah satu tingkat sangat cocok untuk ide ini. Anda mungkin perlu memperhatikan kombinasi warna-warna di halaman belakang rumah Anda dengan lebih seksama. Usahakan untuk menampakkan cat yang berbeda dengan warna utama bagian bangunan rumah dan tanaman atau unsur-unsur pada halaman belakang. Nuansa-nuansa netral seperti coklat taupe, krem, atau abu-abu terang akan menyatu dan koordinatif dengan fitur lansekap seperti jalan setapak atau pagar berwarna cerah.

tambahkan sedikit warna


5. Dinamika Bentuk dan Kontur

Jika halaman belakang Anda hanya berupa hamparan rumput yang datar, Anda perlu menambahkan beberapa dimensi lansekap dengan mengatur tata letak bongkahan-bongkahan batu agar efek alami lebih terasa. Anda bisa mengaturnya secara individu atau disusun menjadi bentuk-bentuk yang mendukung unsur estetika halaman. Jangan ragu menggunkan beberapa jenis rumput sebagai variasi. Dan jangan lupa meninggalkan beberapa ruang untuk menanam tanaman keras atau semak sebagai pemanis.

5. Dinamika Bentuk dan Kontur

6. Mulsa

Ya, yang terakhir ini memang jarang dipertimbangkan, walaupun hanya sebagai unsur pendukung dalam menghias halaman belakang rumah. Cukup dengan meratakan mulsa berwarna senada pada tiap petak bunga atau pohon, maka Anda akan mendapati halaman belakang yang serasi. Manfaat tambahannya, mulsa efektif mencegah tumbuhnya gulma dan menyediakan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman Anda.

mulsa

Sekarang halaman belakang rumah Anda sudah kembali segar, demikian juga dengan Anda yang akan selalu nyaman dan bangga dengan sedikit perombakan yang ternyata memang sangat mudah. Dengan halaman belakang yang lebih tertata, Anda bisa lebih betah menikmati atmosfer alami taman buatan sendiri baik secara pribadi atau beserta keluarga. Demikian ulasan singkat dari ayojualrumah.com, semoga bermanfaat bagi Anda semua dan terima kasih sudah membaca artikel kami. 

Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved