ayo jual rumah

5 Warna Cat Rumah Paling Dibenci Calon Pembeli

28 Sep 2013    view : 3786

Banyak orang mempunyai anggapan yang keliru bahwa—ketika menjual rumah—calon pembeli rumah tidak memperhatikan warna cat yang ada. Walaupun nantinya pemilik baru bisa mengganti dengan warna yang baru. Sayangnya warna cat bisa demikian mengganggu pembeli potensial untuk merasakan atmosfer tiap ruangan melalui perspektifnya—yang jelasnya berbeda dengan anggapan pemilik rumah.

5 warna rumah yang paling dibenci pembeli

Jika memang Anda berencana menjual rumah Anda, yang paling aman adalah warna netral untuk setiap kamar. Bukan agar rumah Anda terlihat membosankan, tapi memberikan kesempatan calon pembeli untuk membayangkan selera dan kemungkinan dekorasi untuk setiap ruang dalam rumah.

Tetapi bila nantinya Anda tidak menggunakan warna netral, pastikan untuk menghindari 5 warna cat berikut karena benar-benar kurang disukai calon pembeli:

1. Kuning Cerah

Peneliti telah membuktikan bahwa warna kuning cerah sebenarnya pemicu iritasi mata. Warna ini meningkatkan keagresifan sesorang dan menurunkan nilai toleransi pada otak manusia. Bayi juga lebih sering menangis di dalam ruangan bercat kuning. Maka ada baiknya Anda mengganti cat bila memang ada ruangan yang berwarna kuning cerah. Jika memang Anda bersikeras mempertahankan warna kuning cerah di rumah Anda, pertimbangkan untuk menambahkan aksen warna lain yang lebih teduh seperti pada bantal sofa atau hiasan dinding.

warna kuning cerah
 
2. Abu-abu dan Beige

Kedua warna berada di urutan kedua daftar kami karena sama-sama menimbulkan atmosfer yang jenuh, membosankan, dan suram. Meskipun kedua warna ini cukup mewakili netralitas yang diinginkan calon pembeli. Pada banyak kasus, kedua warna ini diaplikasikan terlalu sering sehingga melunturkan karakteristik rumah itu sendiri.

abu - abu dan beige
 
3. Merah, Emas, dan Hijau

Kombinasi ketiga warna ini adalah yang paling dibenci para calon pembeli rumah, kecuali memang ingin rumah Anda terlihat seperti hiasan Natal. Para pakar dekorasi interior mengatakan bahwa kombinasi ketiga warna ini dengan porsi yang sama bisa berujung pada kemungkinan terburuk, yaitu calon pembeli segera mengalihkan pembicaraan dan pamit tanpa kembali lagi. Jika Anda ingin mengaplikasikan tiga warna dengan porsi yang sama (trifecta), mempertimbangkan untuk menggunakan dua warna utama, baru kemudian menambahkan warna aksen yang senada dengan salah satu wana sebelumnya. Intinya, pastikan warna tersebut bukan kombinasi merah, emas dan hijau.

merah, emas dan hijua
 
4. Putih Bersih

Sebagian besar warna dinding yang putih bukanlah benar-benar putih, tapi mengandung unsur warna gading atau krem. Banyak orang berusaha mencerahkan ruang dengan cat putih bersih, tapi jadinya malah berlebihan. Adakah yang bermasalah dengan warna putih terang? Calon pembeli membawa anak mereka: siapapun pasti melihat potensi kerusakan begitu mereka masuk ke rumah Anda yang putih terang. Lagipula, sedikit noda saja sudah cukup sebagai fokus pada dinding yang putih bersih.

putih bersih
 
5.Biru Tiffany

Warna coklat dan biru tiffany adalah kombinasi yang sempat menjadi tren, tapi aplikasinya sudah berlebihan sehingga kini sudah ketinggalan jaman. Meskipun warna biru tiffany ini cukup ikonik, apapun faktornya, hindarilah kombinasi shading warna ini dengan dengan cokelat. Jika Anda melakukannya, calon pembeli akan berpikir bahwa Anda belum mengganti cat rumah selama beberapa tahun karena terlihat sangat tertinggal tren warna saat ini.

biru tiffany
 
Bahkan jika tidak ada ruangan dalam rumah Anda dengan warna-warna diatas Anda memang berencana menjual rumah, lebih baik bermain aman dengan pilihan cat yang ada baru kemudian mencoba sesuatu yang trendi. Anda tidak bisa menebak selera orang yang akan tinggal di rumah Anda, maka yang terbaik adalah menyediakan calon pembeli sebuah kanvas kosong agar mereka leluasa membayangkan konsep warna ruang sesuai gaya dan selera masing-masing. Demikian tips singkat tentang warna cat rumah yang paling dibenci pembeli, semoga bermanfaat bagi Anda semua dan terima kasih sudah membaca artikel kami.

Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved