ayo jual rumah

Vertical Garden, Solusi Taman Indah Di Lahan Sempit

8 Apr 2014    view : 5172

Vertical garden atau taman vertical merupakan salah satu alternatif bagi yang ingin menikmati tanaman di rumah namun terkendala dengan kurangnya lahan untuk membuat taman. Taman vertical sudah lama dikenal sejak tahun 1994 oleh seorang botani berkebangsaan Perancis. Saat ini dikembangkan dengan berbagai konsep dan desain untuk mempermudah siapapun yang ingin memiliki taman vertical, baik untuk perkantoran ataupun individu di rumah. Berikut tips bagaimana membuat taman vertical yang indah dan mungil meskipun berada di lahan yang terbatas.

Vertical Garden/taman vertical

1. Media taman vertical

Saat ini, media untuk membuat vertical garden sangat mudah ditemui dan harganya relatif terjangkau. Beberapa di antaranya adalah: bingkai bertingkat, bingkai bergantung, system modular, ataupun system karpet (tekstil atau geotekstil), atau vertical garden module (VGM). Tingkat kesulitan dari pembuatan vertical garden itu terletak pada media taman itu sendiri. Namun, harga VGM untuk saat ini masih cukup mahal, maka dari itu disediakan media alternatif untuk mensiasati kebutuhan ini. Media tanam ini juga banyak ragamnya, media tanam dari cocopeat, tali ijuk, dan tanah secukupnya untuk menunjang kehidupan tanaman tersebut. Jika asuan zat hara pada tanah untuk tanaman cukup, maka perkembangan tanaman akan menjadi lebih baik.

Media Taman Vertical

2. Jenis tanaman yang digunakan

Pemilihan tanaman juga berpengaruh pada taman vertical. Usahakan untuk memilih tanaman yang memiliki bobot tidak terlalu berat dan sesuaikan dengan media taman vertical yang digunakan. Kemudian, pilihlah tanaman yang mempunyai kecepatan tumbuh rendah hingga menengah karena jika kita menggunakan tanaman yang cepat tumbuh dikhawatirkan membuat taman vertical menjadi terlalu rimbun dan tidak sedap dipandang. Terakhir, hindari tanaman merambat untuk membuat taman vertical. Ini dikarenakan tanaman merambat akan sulit untuk diatur karena sifatnya yang merambat kesana kemari mengikuti alur sinar matahari. Beberapa tanaman yang baik untuk tanam vertical adalah kuping gajah, tanduk rusa, lili paris, sirih merah, kadaka, dan sejenisnya.

Jenis tanaman yang digunakan

3. Perawatan taman vertical

Perawatan taman vertical termasuk mudah jika dibandingkan dengan taman biasa pada umumnya. Pasanglah system pengairan pada kerangka media taman vertical untuk memberikan perawatan pada tanaman. Irigasi pada taman vertical yang paling sering digunakan adalah system irigasi tetes. Pemupukan dapat dilakukan setiap 7-10 hari sekali dan untuk pengendalian hama penyakit tanaman dapat dilakukan dengan jalan memberikan pestisida pada media tanam sebelum tanaman ditanam

Perawatan taman vertical

Copyright © 2014 ayojualrumah.com   All rights reserved